MISALNYA anda seorang arkeolog. Sedang melakukan tugas di hutan terpencil. Lalu
tiba-tiba salah seorang rekan anda mengalami kecelakaan. Usus buntunya harus
segera dioperasi, sementara anda dan rombongan berada jauh dari rumah sakit.
Dalam kondisi darurat medis seperti itu, kini anda tidak perlu lagi khawatir.
Kini telah ada tekhnologi terbaru yang menjadikan anda dokter bedah dalam waktu
seketika.
Dari laman discovery.com, perangkat medis ini mungkin
menakutkan bagi sebagian orang, namun dalam kondisi darurat, perangkat yang
disebut Computer Assisted Medical Diagnosis and Surgery System (CAMDASS) bisa
sangat membantu. Diciptakan oleh European Space Agency (ESA). Awalnya digunakan
untuk memberikan astronot pengetahuan medis dengan mudah dan singkat.
Pada dasarnya, CAMDASS menyediakan tutorial langkah demi langkah untuk
operator medis terlatih. Semua ditampilkan dalam bentuk gambar versi dokter
bedah dan tampilan tubuh pasien. Kemudian instruksi bisa dilakukan dari jarak
jauh dengan tampilan 3D. Semuanya dapat dilakukan hanya dengan satu set
perangkat berbentuk spidol.
Sejauh ini, prototipe tersebut telah
digunakan juga untuk menjalankan ujian USG. Probe USG dihubungkan dengan CAMDASS
dan dilacak oleh kamera inframerah.
Pengguna diberikan instruksi tentang
bagaimana menggunakan probe. Referensi gambar USG juga muncul untuk pemakainya
dan dapat dikendalikan dengan perintah suara.
"Berdasarkan pengalaman
itu, kita terus menyempurnakan sistem. Misalnya, mengurangi berat tampilan
kepala-mount serta keseluruhan prototipe," kata Arnaud Runge dalam siaran
berita. Runge adalah seorang insinyur biomedis bertugas mengawasi proyek untuk
ESA.
Dia menambahkan, "setelah mencapai kedewasaan, sistem juga dapat
digunakan sebagai bagian dari sistem telemedicine untuk memberikan bantuan medis
jarak jauh melalui satelit. Bisa digunakan sebagai alat mandiri untuk responden
darurat juga." tambahnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar